Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juni 2015

Bagaimana membawa musisi go internasional - acara ngobrol @tempo.co

Acara  Talkshow dimana gw jadi pembicaranya.


Minggu lalu sebelum saya membuat talkshow di daerah Cibinong bersama komunitas studio raka, saya berkesempatan untuk menyaksikam talkshow tempo musik dengan Indra Amenk. Tentunya saya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini karena Amenk adalah orang yang berhasil membawa band White Shoes hingga ke 5 benua. Mungkin 1-1nya saat ini di Indonesia yang punya kemampuan seperti ini. Yang menjadi host pada acara ini adalah founder musikator yang merupakan mantan gitaris puppen yaitu bung Robyn. Meskipun datang agak terlambat gw cuma sedikit miss saat performance WSATCC di awal acara.

Berikut beberapa pertanyaan dan rangkuman acara yang berhasil gw tangkap:

1. Apa yg dilakukan seorang manajer sampe diundang berkali2 ke luar negeri?
Mulai dari hal kecil follow up tawaran interview, coba cari contact. Cari venue kecil sambil touring, network ini harus terus diupdate. WSATCC pada awal karier terbantu karena Kerjasama dengan minty fresh records sangat bagus, Promonya serius sekali. 

2. Apakah saat apply Visa bermasalah? 
Repot sebagai dunia ketiga. Biaya untuk  1 grup 2000usd visa kerja, gak boleh visa biasa dan tidak ada jaminan pasti ok. 

3. Cari uang buat tiket gmana pengalaman lo? 
White Shoes modalnya pasti 0, coba cari sponsor dan bahkan hutang ke pihak lain. Permasalahannya adalah kalau sampai sudah diundang lalu gagal muncul, band dari negara kita yang bisa diblack list sama festival sana. 

4. Ini pertanyaan dari gw sendiri ke Amenk. Seberapa efektifkah mengikuti conference di Luar Negeri untuk perkembangan karier band? 
Amenk: efektif sekali. Wsatcc sudah dapat promo dr minty fresh, itu membantu. Menurut Asra WSATCC pernah masuk 20 artist you must see south by south west bahkan berada di bagian tengah halaman koran lokal yang populer. Kuncinya adalah mencari publikasi yang baik sebelum berangkat. 
Pintu pertama yg diketuk oleh WSATCC ya dari sxsw. 

Minty fresh awalnya sempat mundur, menolak ambil WSATCC. Lalu karena kita masuk yahoo music dll baru mereka berani. White shoes masuk ke NY times dan Pitchfork. Review pitchfork yang "galak" lah bisa membantu kita penetrasi pasar luar dengan cepat.



5.Robin kali ini bertanya: Bagaimana cara mengemulate formula wsatcc. 
Amenk malah balik bertanya  "ada yang Mau invest gak?" Cari investor kalo bisa. Investasi ke band bukannya dengan cara ke dahsyat, inbox dll, tp bentuknya lain. Bisa dengan mencari network di negara lain etc. 
Menurut Rio, Amenk menajamkan band dengan mengingatkan bahwa gak cuma musik aja, visualnya jg penting.


6. Apa yang dilihat david tarigan sampe ngambil ke aksara? Dia percaya potensinya ada sesuatu yang gw suka.  Performance dan citra yang ditawarkan, Indonesia banget tapi bisa dinikmati. Sesuatu yang gak dibuat-buat, gak ada di negara mereka tapi bisa dinikmati.
Subpop records nanya ke david apa yang menarik. Biasanya yang gw sodorin tetep ada bau2 indonesianya dan umumnya label-label ini pasti suka. 

7.Bantuan media lokal penting agar bisa penetrasi pasar juga.

8.Teguh Wicaksono bilang berdasarkan pengalamannya waktu kuliah di UK dan banyak berinteraksi dengan orang di sana music sudah pasti harus bagus dan relationshipnya harus kuat. 

9.Ada pertanyaan lain yaitu: Bisa gak sih menghasilkan duit di luar negeri?
Amenk menjawab dengan tegas bisa.

10. Apakah penting kita ngeband dilakukan ke luar? 
Pertanyaannya kita mau ngapain, kalau ngeband? Yang pasti keluar negeri manggung kita akan dapat banyak hal, kaya wawasan dan peluang. Kita orang Indonesia harus tunjukkan bahwa kita pun bisa penetrasi pasar. 

11.Ngakalin biaya? Harus bisa convince orang lain, apa yang lo bawa ada nilainya. Kerjasamalah dengan orang lain, ketok pemerintah, cari endorse. Cari booking agent supaya bisa tour lanjutan. 

Gagal manggung di italia, di expo milano. Undangan dari seorang perancang muda yang akan main untuk mengiringi fashion show dan maen sendiri. Sampai disana, gak ada yg jemput. Gak ada panggung, tidak bisa maen karena tak ada sound system. Banyak juga ternyata Eo yang tidak qualify di luar negeri. 

Dana pemerintah ada, tapi harus ke tangan yang benar. 

Music apa yang bs buat musisinya go international? 
Music adalah refleksi dari si senimannya, cerminan orang yang membawakan atau ada background budaya yg ditampilkan ke orang lain.  Expresi kultur, pengetahuan yang disampaikan pasti sama dengan pembawa musik. Harus ada latbel budaya yg dibawa.  Bjork, Bob marley membawa budaya yang berbeda dan berasal dari Luar amrik.

Julius Manajer Bottlesmoker sang pengantin baru mengajukan pertanyaan:
1.apa lg yang dicari wsatcc sih? Puasa harusnya rekaman, tapi yah biasa itu. Kalo gak yakin sama hasilnya, dipending itu gakpapa. Gak harus on time. Bikin soundtrack, maen di Jeddah. 

2. Pernah gak kejenuhan? Pasti ada. Untungnya kta punya kerjaan masing2, kta sering berbagi lagu dan tuker2 koleksi yg didengarkan oleh masing-masing personil. 

Acara pun diakhiri dengan performance White Shoes yang sudah kita tahu selalu keren. Sampai jumpa di acara musik berikutnya.

Jumat, 28 Juni 2013

JRL

Java Rockin land kali ini adalah kehadiran gw paling singkat di Java rockin land. Memang gak niat-niat amat sih dibanding tahun-tahun lalu. Cuma pengen nonton Collective Soul sebagai band yang sering didengarkan saat SMA dan Sugar Ray.

Day 1:
Datang sudah malam gw ama si citra dan gagal untuk nonton karnatra. Sebetulnya keputusan yang tepat untuk datang malam karena sampai jam 6 sore Ancol gratis, alhasil jadilah ancol penuhnya amit-amit meski gw udah sampe malam. Karena susah nyari parkir akhirnya gw bikin tempat parkir sendiri, di puteran :p. Masuk ke venue, kelalang-keliling gak jelas lalu bertemulah gw dengan perwakilan dari kontingen band taiwan dari salah satu stand  yang mengajak untuk datang ke Tebs Stage tempat band taiwan tim mereka bermaen. Lalu gw diberikan kantong plastik yang berisi informasi tentang band-band Taiwan yang bermain di JRL. Isi kantong itu diantaranyua :Kartu pos dari band-band tersebut, serta apa saja informasi festival yang ada di Taiwan. Dalam hati gw berpikir menarik sekali ya mereka sampai niat untuk promosi, mengingatkan gw akan SID di Vans Warped Festival yang harus membagi-bagikan brosur kepada orang-orang supaya datang ke panggung mereka. Lalu gw pun dengan semangat bersama berjalan ke Tebs Stage untuk menonton salah satu band  namanya 88 Balaz. Di tengah jalan menuju Tebs Stage, ternyata Sixpence menyanyikan lagu Kiss me. Lumayan lah melambatkan langkah sejenak melihat ke main stage dan mengingat bahwa lagu ini dulu sering gw bawain sama band masa kuliah yang top 40 itu XD, setelah itu langsung lanjut ke Tebs stage yang ternyata kosong melompong.
Gw adalah mansia-manusia yang pertama kali nongol langsung berada di depan panggung dimana stage memang masih kosong, lalu dimulailah performance dari 88 Balaz. Performa band ini sangat menarik karena semua personil bermain dengan sangat-sangat enerjik. Meskipun sejujurnya gw gak tahu lagu yang dibawain tapi performancenya seru dan gw pun gak jadi beranjak jalan. Setelah baca-baca profile yang dikasih dari info desk taiwan ternyata gw baru tau kalo band ini sudah dibentuk dari 1996 masa SMA mereka, bangkotan juga ya tapi masih tetap enerjik seperti bocah ABG baru manggung XD.




 88 Balaz


Lanjutlah gw nonton Collective Soul dari jauh, penampilan mereka lumayan sebetulnya tapi entah kenapa IMO image rockstar mereka jaga sekali sehingga performance mereka seperti kurang menyenangkan. Berbeda dengan Balaz yang total Collective memang rapi secara musikal tetapi tidak bisa membawa suasana jadi menyenangkan. Sekelar collective soul Gw jalan-jalan ke beberapa stand dan melihat Hello Goodbye sebentar. Entah mengapa gw lebih suka melihat performance hello goodbye, lebih warm dan mereka lebih rileks padahal gw gak tahu lagu2nya,


Day 2:
Datang sudah sangat telat, datang cuma untuk nonton Last dinosaurs 4 lagu dimana lagu terakhir adalah lagu Honolulu. Lagu ini selalu menemani gw hampir setiap hari selama gw kerja di Palembang. Setelah lagu ini kelar gw langsung berlai ke Stage Segarra mengejar band go chic. Sesampai di segara, beh gw bengong melihat penampilan band isinya 3/4 personilnya cewek dan lebih gila lagi tingkat energic performancenya dibanding 88 Balaz. Musiknya Electro, upbeat dan di setiap jeda lagu sang vokalis selalu mengajak penonton berdansa lebih gila lagi. Basisnya si Sarah ternyata lucu juga, dan selalu digodain oleh para penonton. Sampai habis pun gw masih tetap ada di segarra karena kagum.

Go Chic 

Sarah, Idola pada hari itu

Vocalis go chic yang energinya kaya kelinci energizer.

Setelah GO chic selesai gw dengar suara sayup ada suara lagu someday sugar Ray, Oh no gw pun berlari ke Main stage mengejar sugar ray. DI tengah jalan sudah ganti jadi answer the phone, sehingga gw bernyanyi sambil berjalan selap-selip ke panggung utama. Sugar Ray, band yang memiliki frontman mark mc grath dengan jambulnya yang masih tetap tinggi ini sangat kharismatik. Kharisma sebagai orang yang hobi berpesta dan hura-hura (IMO) bisa dibawa sama si Om ini ke panggung dan menyebarkan kegembiraan ke seluruh penonton. Gymmick yang cukup kocak dengan mengajak penonton berkaraoke dan berdansa gila. Meskipun menyelipkan beberapa lagu alien yang sebetulnya gw gak tau lagu dari album mana dia tetap bisa membuat stage hidup.